Agam – Kabar baik datang dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang di hulu Sungai Ranggeh, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.
Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (26/1/2026) dini hari.
Menurut keterangan Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, ketujuh pemuda tersebut berangkat menuju hulu sungai pada Minggu (25/1) sekitar pukul 09.00 WIB.
Rencananya, mereka akan kembali pada sore hari. Namun, hingga malam hari, keberadaan mereka tidak diketahui.
“Rencananya mereka kembali pukul 16.00 WIB, tetapi hingga malam hari keberadaan mereka tidak diketahui,” ujar Abdul Malik.
Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian ini pada pukul 21.22 WIB.
Unit Siaga SAR Agam segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan.
Tim rescue tiba di lokasi pada pukul 22.25 WIB dan langsung berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta masyarakat setempat untuk memulai penyisiran.
Pencarian sempat terkendala oleh jarak pandang yang terbatas akibat kondisi medan yang gelap.
Namun, berkat kerja keras tim gabungan, seluruh korban berhasil ditemukan pada pukul 00.38 WIB.
Tim medis mencatat dua korban mengalami luka fisik. Romi (17) mengalami cedera alat gerak, sementara Andika (21) mengalami luka luar.
Lima korban lainnya, yaitu Fahri (14), Fakhri (21), Rifal (16), Bima (17), dan Farel (16), hanya mengalami kelelahan fisik.
Seluruh korban dievakuasi ke Posko Utama pada pukul 02.15 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.
Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 02.50 WIB setelah briefing penutup.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu dalam semangat Quick Action,” pungkas Abdul Malik.












