Maros – Tim SAR gabungan bergerak cepat menuju puncak Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, untuk mencari penumpang dan kru pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.

Pencarian intensif ini dipicu penemuan serpihan dan dokumen yang diduga kuat milik pesawat ATR 42-500 di sekitar Kabupaten Maros oleh pendaki dan warga.

“Kita akan luncurkan tim pertama untuk melakukan penyisiran,” tegas Danrem 141 Todopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, di Pangkep, Minggu (18/1).

Tim pertama ini beranggotakan 21 personel dari unsur TNI-Polri, Basarnas, dan polisi kehutanan.

Fokus utama penyisiran adalah puncak Gunung Bulusaraung, lokasi penemuan serpihan pesawat yang sempat viral di media sosial.

“Ini ke puncak Gunung Bulusaraung, itu yang kemarin viral ditemukan serpihan-serpihan, itu yang akan kita cari pertama kali,” jelasnya.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan dibagi menjadi lima tim.

“Target kami hari ini maunya ditemukan seluruh korban,” pungkas Rumbayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *