Jakarta – Tim SAR gabungan kini memprioritaskan pencarian korban selamat dari pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Fokus utama adalah menemukan dan mengevakuasi korban dalam keadaan selamat.
Serpihan pesawat, termasuk badan, ekor, dan jendela, ditemukan di perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros pada Minggu (18/1).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan penemuan serpihan terjadi pada pukul 08.02 WITA.
Tim penyelamat udara telah diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian.
Pencarian dibagi menjadi dua tim, yaitu SRU darat dan SRU udara, untuk memaksimalkan jangkauan.
Sebanyak 1.200 personel SAR gabungan dikerahkan di lokasi kejadian.
Basarnas membagi tim menjadi empat SRU dengan empat titik pencarian melalui penyapuan darat. Tujuannya, memastikan tidak ada korban yang terlewatkan.












