Pekanbaru – Riau siaga karhutla! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 113 titik panas di seluruh provinsi.

Data terbaru per Rabu (12/6) pukul 07.00 WIB ini memicu kekhawatiran akan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelalawan menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, mencapai 60 titik.

Kabupaten/kota lain di Riau juga terpantau memiliki titik panas, antara lain:

* Bengkalis (26 titik)
* Inderagiri Hilir (9 titik)
* Kota Dumai (9 titik)
* Rokan Hilir (9 titik)
* Kepulauan Meranti (1 titik)

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Sanya G, mengingatkan masyarakat untuk waspada. Cuaca di Riau diprediksi cerah hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang bersifat lokal.

Secara keseluruhan, Pulau Sumatera mencatat 170 titik panas. Riau menjadi provinsi dengan jumlah titik panas tertinggi.

Kepulauan Riau dan Aceh menyusul dengan masing-masing 20 titik panas. Bangka Belitung (9 titik), Jambi (3 titik), serta Sumatera Selatan dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

BPBD Riau mencatat, sedikitnya enam kabupaten/kota telah terdampak karhutla.

Meski sebagian kebakaran berhasil dipadamkan dengan cepat, petugas gabungan masih berjuang memadamkan api di beberapa lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghafur, mendesak pemerintah kabupaten/kota untuk menetapkan status siaga darurat.

“Kami terus mendorong daerah-daerah yang rawan atau sudah mengalami karhutla agar mempertimbangkan penetapan status siaga, terutama jika potensi kebakaran semakin meningkat,” tegasnya.

Penetapan status siaga darurat di tingkat provinsi memerlukan minimal tiga daerah yang telah menetapkan status serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *