Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berencana merombak total jajaran direksi Bank Himbara. Keputusan ini diambil karena bank-bank BUMN tersebut dinilai kurang memberikan keuntungan bagi negara.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan, perombakan ini bertujuan agar Bank Himbara dapat bekerja lebih efektif dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.
“Bank Himbara itu lebih menguntungkan pengusaha besar daripada pengusaha kecil untuk dikasih kredit. Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara,” ujar Sjafrie.
Menurut Sjafrie, banyak bank negara dan BUMN lain yang kurang memberikan keuntungan bagi negara. Hal ini disebabkan kinerja direksi yang tidak maksimal, bahkan cenderung menguntungkan diri sendiri.
Pemerintah akan melakukan seleksi ketat untuk memilih direksi bank negara dan BUMN. Kemampuan intelektual dan pengalaman akan menjadi pertimbangan utama.
“Kita ganti dengan mereka yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan praktisi tapi dia cinta tanah air,” tegas Sjafrie.
Pemerintah tidak akan lagi mengambil orang-orang yang sudah lama bercokol di BUMN.
Sjafrie menegaskan, pemerintah mencari generasi muda yang militan, kapabel, dan kredibel. Mereka akan diberi tugas dan tanggung jawab untuk mengendalikan perjuangan ekonomi.
Namun, Sjafrie belum memberikan rincian mengenai skema seleksi yang akan diterapkan.












