Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Kota Padang.
Bantuan medis ini disalurkan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar, Kamis (29/1/2026).
Langkah ini merupakan respons cepat kepolisian untuk menjaga kondisi fisik para pengungsi di posko darurat.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan aksi kemanusiaan ini adalah instruksi langsung dari Kapolda Sumbar.
Tujuannya, memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah situasi darurat.
“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Biddokkes untuk ‘jemput bola’. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang jatuh sakit tanpa penanganan medis,” ujar Kombes Pol Susmelawati.
Hingga Kamis sore, tercatat 72 warga telah mendapatkan penanganan medis di lima titik posko pengungsian dan Hunian Sementara (Huntara).
Tim medis disiagakan di Huntara Lubuk Buaya (17 pasien), Posko Air Dingin (17 pasien), Posko Nanggalo (17 pasien), Posko Sei Lareh (11 pasien), dan Posko Lumin (10 pasien).
Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, melaporkan mayoritas warga mengeluhkan penyakit pascabanjir.
Keluhan didominasi demam, batuk, flu, gatal-gatal, diare, hingga hipertensi.
“Kondisi psikologis dan kelelahan fisik di pengungsian sangat rentan memicu naiknya asam lambung dan tekanan darah. Tim dokter kami akan terus siaga di lokasi untuk memantau perkembangan kesehatan warga,” pungkas Kombes Pol Susmelawati.












