Padang – Masjid Al-Hakim di Kota Padang melakukan transformasi besar dalam pengelolaan kegiatan Ramadan tahun ini. Fokus utama adalah efektivitas distribusi logistik buka puasa dan pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian program unggulan akan berlangsung hampir sebulan penuh, mulai 3 hingga 27 Ramadan.

Perubahan signifikan terlihat pada menu buka puasa bersama. Masjid Al-Hakim memprioritaskan penyediaan makanan berat (nasi) dibandingkan takjil.

“Tahun ini kami lebih fokus ke penyediaan nasi,” ujar Dian, pengurus Masjid Al-Hakim.

Evaluasi tahun lalu menunjukkan dominasi kue-kue, sehingga beberapa jamaah tidak kebagian porsi yang cukup. “Kami ingin memastikan semua jamaah mendapatkan asupan yang layak,” tambahnya.

Selain konsumsi, Masjid Al-Hakim juga menggelar bazar Ramadan. Berbagai kompetisi untuk anak-anak dan remaja turut memeriahkan acara.

Lomba-lomba yang disiapkan antara lain lomba nasyid, lomba mewarnai, dan lomba video pendek bertema “Keseruan Ramadan di Masjid Al-Hakim”.

Pendanaan program ini berasal dari donasi masyarakat. Pengelolaannya dilakukan secara transparan melalui media sosial resmi masjid.

Sebagai puncak acara, pengurus menyiapkan 2.000 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat menjelang Idulfitri.

Uniknya, penerima bantuan diprioritaskan bagi mereka yang aktif memakmurkan masjid.

“Pembagian sembako akan dilakukan menggunakan kupon pada H-1 Idulfitri,” jelas Dian.

Salah satu syarat mendapatkan kupon tersebut adalah keaktifan jamaah, misalnya dilihat dari kehadiran shalat Subuh berjamaah di Masjid Al-Hakim selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *