Padang – Warga Kota Padang masih kesulitan mengakses air bersih pasca banjir. Pemerintah pusat berencana membangun 500 sumur bor untuk mengatasi krisis air ini.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyoroti lambannya respons Pemkot Padang sebagai penyebab utama masalah air bersih belum teratasi.

Andre menyampaikan hal ini saat mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ke Sumatera Barat, Rabu (28/1/2026).

Kementerian PU melalui Balai Cipta Karya sebenarnya sudah siap membangun 500 sumur bor sebagai solusi cepat. Targetnya, proyek ini rampung paling lambat Maret 2026.

“Pemerintah pusat sudah siap bangun 500 sumur bor. Data itu diminta sejak satu bulan lalu, tapi sampai hari ini Pemkot Padang baru mengirimkan lima titik,” tegas Andre.

Andre menambahkan, pemerintah pusat telah mengucurkan dana hampir Rp100 miliar untuk perbaikan PDAM Kota Padang. Bahkan, anggaran lanjutan senilai Rp708 miliar juga telah disiapkan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh terganggu, apalagi menjelang Ramadan.

“Sambil menunggu data sumur bor dari Pemko Padang, kami sudah mengerahkan mobil-mobil tangki air yang beroperasi 24 jam di kota Padang. Target kami, sebelum Ramadan, persoalan air bersih ini harus selesai,” kata Dody.

Andre Rosiade mendesak Pemkot Padang segera bergerak cepat dan bertanggung jawab agar krisis air bersih ini tidak berlarut-larut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *