Jakarta – Jagat pertarungan di dunia Eleceed digemparkan oleh sosok tak terduga: Kaiden Break, seekor kucing oranye gendut. Bagaimana bisa?

Kaiden, seorang petarung legendaris, terpaksa menerima nasibnya terjebak dalam tubuh kucing menggemaskan bernama Casein Nitrate.

Meski berwujud kucing, Kaiden tetaplah predator puncak. Ia memiliki kekuatan petir mematikan bernama Divine Judgment.

Manhwa Eleceed menawarkan daya tarik unik. Ketegangan politik dunia Awakener disajikan dengan sentuhan komedi antara Kaiden, Kartein (kucing putih), dan Pluton (anjing kuning).

Jangan terkecoh dengan wujudnya. Saat Kaiden kembali ke wujud aslinya atau menggunakan kekuatannya, suasana langsung berubah mencekam.

Salah satu momen paling mencengangkan adalah ketika Kaiden menghadapi tiga Top 10 Ranker sekaligus: Garas, Mioru, dan Greg.

Meski dikeroyok, Kaiden berhasil melenyapkan sebelah kaki Mioru sebagai “oleh-oleh” permanen.

Walaupun terluka, Kaiden membuktikan dirinya sebagai anomali. Kekuatannya tak bisa diukur dengan peringkat biasa, apalagi dengan dukungan penyembuhan dari Kartein.

Sejauh ini, ada tiga nama besar dari jajaran elit dunia yang merasakan langsung murka Kaiden Break:

* Astra: Ambisi yang Berujung Maut. Berniat mencuri Force Control Kaiden, Astra justru tewas mengenaskan oleh Divine Judgment versi murni.

* Andrei (Frame): Lenyap dalam Sekejap. Dengan warisan kekuatan Astra dan teknik gravitasi, Andrei mengajak Greg dan Mioru mengeroyok Kaiden yang terluka. Kaiden membalas dengan teknik pamungkas yang membuatnya lenyap seketika.

* Iodore: Saksi Hidup Kengerian Kaiden. Ulah muridnya mencelakai Jiwoo Seo, Iodore menerima konsekuensi fatal. Teknik pemadatan energinya dipatahkan Kaiden, dan ia dibiarkan hidup tanpa lengan kanan sebagai peringatan bagi dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *