Padang Pariaman – Junaidi, pria asal Padang Pariaman, Sumatera Barat, menjadi perhatian publik karena tekadnya menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Pria berusia 40 tahun ini memilih jalur darat lintas negara sebagai wujud iman dan keyakinannya.

Bang Jun, sapaan akrabnya, memulai perjalanan dari Medan, Sumatera Utara. Rute yang ia tempuh meliputi Padang, Palembang, Lampung, hingga menyeberang ke Jakarta.

Perjalanan dilanjutkan dari Jakarta ke Bandung, hingga akhirnya tiba di Subang, Jawa Barat.

Di Subang, Bang Jun memutuskan untuk menggunakan motor tua sebagai teman seperjalanan. Tantangan berat menghadang, mulai dari kondisi jalan hingga cibiran orang.

“Selama perjalanan, saya banyak menerima hinaan. Orang-orang bilang perjalanan ini mustahil,” ungkap Bang Jun.

Namun, ejekan itu tak menyurutkan semangatnya. Baginya, suara mesin motor yang berderu lebih memotivasi daripada suara skeptis.

Setelah menempuh ribuan kilometer, Bang Jun tiba di Kuala Tungkal, Jambi. Ia terpaksa menjual motor kesayangannya karena tidak memungkinkan untuk dibawa menyeberang ke Batam, apalagi ke luar negeri.

Perjalanan selama 33 hari itu memberikan pelajaran berharga bahwa pertolongan Tuhan selalu datang tepat waktu.

Saat ini, Bang Jun berada di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam. Sempat terkendala urusan administrasi penyeberangan ke Singapura.

Namun, berkat bantuan seorang politisi Malaysia dan Kepala Imigrasi Batam, masalah tersebut perlahan teratasi. Dalam waktu dekat, ia akan melanjutkan perjalanan ke Malaysia.

Dari Negeri Jiran, Bang Jun berencana melanjutkan perjalanan melalui Thailand, India, hingga Pakistan, sebelum akhirnya tiba di Mekkah.

“Saya mohon doa dari seluruh warga Indonesia, khususnya urang awak di Ranah Minang, agar perjalanan saya dimudahkan,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *