Jakarta – Di tengah gempuran makanan instan, jajanan tradisional tetap eksis dan digemari masyarakat.
Produk instan memang mudah ditemukan di mana saja, dari minimarket hingga toko online.
Namun, kue basah, risoles, tahu isi, pastel, roti rumahan, dan snack pasar masih menjadi pilihan utama, bahkan untuk snack box acara resmi.
Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap panganan lokal di era modern.
Ada beberapa faktor yang mendukung eksistensi kuliner tradisional.
Pertama, rasa nostalgia yang kuat. Kedua, kualitas produk yang terasa “freshly made”.
Ketiga, keamanan konsumsi karena minim bahan pengawet. Keempat, harga ekonomis yang tetap mengenyangkan.
Kekhawatiran akan efek samping bahan pengawet menjadi alasan utama mengapa jajanan tradisional tetap digemari.
Minat pasar yang tinggi ini membuka peluang bisnis kuliner tradisional yang menjanjikan.
Tertarik memulai usaha kuliner tradisional?












